Kontrak tidak hanya mencatat apa yang telah disepakati oleh para pihak. Dokumen tersebut juga menentukan apa yang terjadi ketika salah satu pihak terlambat membayar, tidak memenuhi kewajibannya, ingin mengakhiri kerja sama, atau ketika terjadi perselisihan.
Masalah sering muncul bukan karena para pihak tidak memiliki kesepakatan, tetapi karena kontrak tidak menjelaskan secara cukup jelas bagaimana situasi tertentu harus ditangani.
Review kontrak sebelum penandatanganan membantu mengidentifikasi risiko tersebut lebih awal.
Beberapa masalah yang sering ditemukan dalam kontrak antara lain:• ruang lingkup pekerjaan atau kewajiban yang terlalu umum;
• mekanisme pembayaran yang tidak jelas;
• tanggung jawab yang tidak seimbang antara para pihak;
• hak pengakhiran kontrak yang hanya menguntungkan satu pihak;
• ketentuan wanprestasi dan penalti yang tidak proporsional;
• tidak adanya prosedur yang jelas untuk menyelesaikan perselisihan; dan
• klausul penting yang tidak dimasukkan sama sekali.
Semakin besar nilai transaksi atau semakin panjang jangka waktu kerja sama, semakin penting untuk memahami konsekuensi setiap klausul sebelum kontrak ditandatangani.